Archive Page 3

16
Sep

Tentang puasa…

Mungkin puasa tahun ini bagiku berbeda dengan tahun2 sebelumnya. Jauh dari keluarga. Tapi sangat dekat dengan orang yang sudah aku anggap seperti keluarga. Sejauh ini, hingga puasa hari keempat, banyak yang sudah aku lalui. Segalanya menjadi sangat menarik. Karena perbedaan memang sangat menarik.
Dan karena ini jalan yang memang udah aku pilih. Aku bahagia untuk segala-galanya. Menikmati segala kesedihan, kebahagiaan dan kesepian yang memang sebenarnya tidak begitu aku fikirkan. Bukan hanya karena sebuah rutinitas. Tapi karena aku menganggap ini sebuah proses.
Kembali mengenai puasa kali ini. Aku jauh merasa lebih khusyu’ menjalani setiap waktu yang berlalu untuk menahan segala nafsu, maupun amarah untuk puasa kali ini. Lebih kuat dan lebih rajin menjalankan segala ibadah sunnah yang menjadi rutinitas di bulan Ramadhan ini. Bukan hanya karena pribadiku yang aku inginkan menjadi matang. Namun karena dukungan kamu dan Hidayah-Nya. Terimakasih 4JJ1.
Hingga hari keempat ini pun aku masih merasa bahwa segalanya menjadi begitu menyenangkan.
Tentang Kami (aku, bang ari, bang irman, bang adi dan bang arya  -red) yang selalu menyempatkan masak sebelum sahur dan sesudah berbuka. Menyiapkan segala bukaan ketika tiba di rumah setelah pulang dari rutinitas kantor.
Tentang puasa hari kedua yang minus sahur karena kebablasan dan terlambat bangun.
Tentang Bang ari yang ikut belajar puasa, sahur dan berbuka -meskipun, sejak kapan yah puasa itu boleh merokok?- hehehe.
Tentang aku yang ingin juga belajar memasak dari para tetangga (bang irman dan bang arya -red) yang udah jago2 layaknya Chef itu.
Tentang rutinitas sholat Maghrib dan Tarawih berjamaah yang menjadi rutinitas harian.
Dan tentang segalanya yang menjadi begitu sangat indah. Karena kita melakukannya bersama-sama. Meskipun tanpa dan jauh dari keluarga. Tapi kita sudah seperti sebuah keluarga. Indahnya.
Tapi ini masih hari keempat. Dan aku cuma berharap, segalanya akan sempurna hingga hari Fithri itu tiba…

Tak lupa juga, aku mohon maaf lahir bathin untuk keikhlasan dan kesucian hati ini dalam menjalankan segala amal ibadah di bulan Ramadhan ini. Maaf untuk semuanya, yang secara lisan dan tersirat telah tersakiti dan terdzholimi olehku. Maafkan aku…

Jay

PS :  Aku lagi mau ngelanjutin Serial PRISON BREAK- Third season niy. Udah keluar belon yah??. Belon sempat lagi ke Ambassador ngeliatnya. Mantafff kriiina…serialnya!! (Karo mode on). Hehe.

26
Aug

Le mémoire…

Dan hampir tiga-puluh-hari aku di sini. Untuk bulan
yang berbeda. Dan pastinya dengan rutinitas yang berbeda. Tapi aku masih sama. Je m’appelle Jay. Harry Sanjaya. Je suis
écrivain.
Masih dan akan selalu tetap suka menulis. Karena tulisan inilah
nafasku. Untuk bisa selalu kuhembuskan agar bisa menghidupkan duniaku. Dunia
yang masih selalu membingungkanku. Karena aku memang tak pernah mengerti.

 

Di sinilah aku sekarang. Masih dan akan tetap
merindukan kalian. Semua yang telah menjadi prosesi hidupku. Datang dan pergi
tanpa aturan waktu. Tapi akan menjadi sebuah kesan. Je comprends, le mémoire…

 

Aku masih selalu ingin tau. Aku masih selalu ingin
pintar. Dan aku selalu ingin bisa menulis dengan bahasa. Paling tidak, itu yang
aku tau dari méthode de français yang
telah aku pelajari sebulan ini di kelas Perancis itu.

 

Ne vous inquiétez
pas. Je vous promets que vous saurez tout sur je sais…

le mémoire…

 

Jay

26
Aug

Kau…

Bahkan hingga sekarang

Di saat kau jauh maupun selalu ada di dekatku

Aku tak henti-hentinya menyadari

Aku benar-benar sayang padamu.

 

Dan kau…

Selalu membuat aku merasa beruntung telah bersamamu

Kini kau…

Selalu meyakinkan aku bahwa aku telah benar-benar
beruntung memilikimu.

 

Aku tidak baru atau sedang menyadarinya sekarang

Aku telah tahu dan mengerti bahwa itu telah jauh
kusadari

Aku selalu sadar bahwa semuanya untuk kita

Dan aku semakin sadar bahwa segalanya begitu indah.

 

Untuk setiap perhatian itu

Untuk segala nasihat itu

Untuk kebahagiaan yang kita lalui

Dan untuk kesulitan yang akan kita hadapi

Kita akan bersama…

 

Karena kau…

Aku telah beruntung memilikimu…

 

 

Jay

09
Aug

| D next destination ; Yogyakarta…!!!

It was a
fully-romantic-exotic-cheapest-and gorgeous place.

Jumat [3/8] kemarin dikasih kesempatan ke  Yogyakarta. Karena ini adalah kali pertama daku di beri
kesempatan tuk ke Yogyakarta. Tentunya sangat
senang sekali. Terbang dari Jakarta
dengan pesawat pagi. Tidak terlalu pagi tepatnya. Pukul 10 pagi. Dalam rentang
waktu empat-puluh-lima menit saja kami sudah tiba di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Perjalanan yang singkat. Karena dalam rentang
waktu tersebut aku masih membayangkan apa yang akan aku lakukan di kota yang –menurutku-
romantis itu.
Setelah tiba di Bandara Adi Sucipto, Mas Roy –aku
lebih nyaman nyebutnya Bang Roy- sudah menunggu untuk menjemput kami. Berdua
dengan rekannya. Bang Roy
adalah teman lama Bang Irman dan Bang Adi. Tak berlama-lama di Bandara kami pun
langsung menuju ke tempat tujuan. Untuk penginapan, agar tentunya tidak memakan
biaya, nantinya untuk dua malam ke depan kami menginap di rumah Bang Roy saja.
P8032930_1
Sore pun menjelang. Setelah menyelesaikan berbagai
aktivitas yang memang harus di kerjakan. Saatnya berlibur. Tujuan pertama
pastinya Jalan Malioboro. Ini adalah nama jalan yang sudah sangat tidak asing
di telinga. Sebuah jalan lurus yang nantinya akan tersambung ke Jalan Ahmad
Yani, menuju Alun-alun dan Karatonan. Di sepanjang jalan lurus pastinya sangat
ramai dengan berbagai macam aktivitas perdagangan. Full of Becak and Sado. Transportasi yang nyaman dan tidak
berpolusi. Dengan transportasi inilah perjalanan mengelilingi kota Yogyakarta kami mulai. Naik Becak. Sangat
nyaman. Dengan tiupan angin yang membuat sore yang tak panas jadi semakin
sejuk. Tujuan pertama adalah Taman Sari. Tempat pemandian selir-selir sultan di zaman Kerajaan dulu. Masih tampak kokoh dan
masih tampak sangat indah. Selanjutnya belanja beberapa lukisan di Taman Sari.
Melihat mesjid bawah tanah. Menapaki satu persatu daerah dan wilayah kekuasaan
Kesultanan yang konon katanya di kelilingi oleh air. Semuanya sangat indah.
Tak terasa senja pun tiba. Kami kembali ke
Malioboro. Singgah sebentar ke Mal Malioboro. Karena nantinya janji bertemu
dengan Bang Roy di tempat itu. Bang Roy
baru kembali dari kantor setelah pukul 8 malam. Kami pun duduk sambil menikmati
sajian kopi di Excelso. Hingga bang Roy datang dan kemudian
makan malam di warung pojok dan kembali
ke rumahnya untuk beristirahat.
Img_0213_2
Karena tentunya kelelahan, tak terasa aku baru
tersadar pada pukul 8 pagi. Hari ini sudah berbagai rencana telah kami susun.
Kami pun prepare untuk perjalanan
yang akan dilakukan. Dengan mobil Xenia  hijau, tujuan pertama adalah Candi Borobudur.
Rasanya perjalanan ke Yogyakarta tidak akan
syah jika tidak ke candi yang pernah masuk menjadi salah satu tujuh keajaiban
di dunia itu. Dalam rentang waktu satu-setengah jam kami sudah tiba di kawasan
Candi Borobudur. Kami harus berjalan dari pintu gerbang utama menuju candi
tersebut. Cukup jauh memang. Tapi menjadi tidak terasa karena kami lalui sambil
tertawa dan bersenda gurau bersama. Banyak sekali tempat yang bagus untuk di
jadikan latar belakang foto. Huehue. Berhubung daku penganut narcissme, jadinya setiap tempat
dijadikan sarana dan background untuk
foto-fotoku. Huehue. Img_0220_2
Setelah lelah mengelilingi candi tersebut. Kami pun
tak ingin membuang waktu berlama-lama. Istirahat sebentar di gerbang keluar kawasan
candi. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju pantai Kukup dan Pantai
Baron. Menempuh tiga jam perjalanan, dengan melewati kawasan gunung kidul.
Akhirnya kami sampai di Pantai Kukup. Hanya mengambil beberapa foto dan merasa
kurang nyaman di pantai tersebut, kami pun berpindah ke Pantai Baron. Di pantai
ini kami menikmati waktu senja hingga matahari terbenam. Makan berbagai aneka
masakan Seafood yang lezat. It was so gorgeous.  Img_0355_2

Karena tak ingin terlalu malam tiba di rumah. Kami
pun memutuskan kembali ke rumah. Tiba di rumah pukul 9 malam. Dan karena ini
malam minggu. Rasanya tak nyaman untuk menghabiskan waktu di rumah. Huehue.
Jadilah kami ke Hugo’S Café. It was a clubbin’ place. Pecinta dunia
malam Yogyakarta pastinya tak asing dengan
tempat ini. Huehue. Menghabiskan malam hingga mengantuk. Pukul 2 pagi kami pun
memutuskan kembali ke rumah. Dan beristirahat.   
Img_0351_2
Dan sekarang hari Minggu. Hari ini adalah hari
terakhir kami di Yogyakarta. Malam ini akan
kembali ke Jakarta.
Kembali menyusun rencana untuk menghabiskan siang dan sore ini. Kami memutuskan
ke Kaliurang. Karena area sejuk di kawasan Gunung Merapi itu
adalah kawasan terdekat. Menikmati sajian tarian Kuda Lumping. Makan Sate
Kelinci. Dan belanja Batik di salah satu gerai Mirota menjadi agenda perjalanan yang kami lalui. Hingga senja pun
tiba. Di akhiri dengan belanja Bakpia
Pathok.
Selanjutnya menuju stasiun kereta. Beristirahat di Kereta api
menuju Jakarta.

Hingga pagi. Senin pagi tepatnya. Dan bekerja kembali. Hiks


Yogyakarta…will be missing
you….Huehue.
Img_0366

Berjanji pasti akan kembali…

Jay.

                                          

01
Aug

[yang berakhir dan yang akan dimulai]

[Yang berakhir]
Dua tahun mungkin bukan waktu yang singkat. Untuk bisa saling mengenal. Berteman. Hingga bersahabat. Banyak cerita yang telah di lalui. Tentang kesedihan. Kebahagiaan. Menangis. Bahagia. Sakit. dan tertawa bersama. Semua telah di lalui. Dengan suasana yang begitu kekeluargaan. Dengan tekanan-tekanan yang coba di atasi untuk masalah pekerjaan. Pelanggan. Bahkan untuk masalah kondisi kerja yang hampir tidak kondusif. Tapi kita bahagia. Untuk itu semua. Keputusanku telah ku ambil. Bukan bahagiaku yang terenggut. Tapi aku mencoba mencari kebahagiaan baru. Tak mudah mengubah rutinitas itu. Tak mudah melupakan setiap kondisi itu. Cukup berat jika mengingat semua yang pernah terjadi di sana. Kebersamaan dan seluruh aspek yang mendukungnya. Karena aku telah belajar dari sana. Bahkan sangat banyak belajar. Terima kasih.
Yang takkan pernah terlupa. Untuk setiap yang tlah datang dan pergi dalam ruang lingkup itu. Membuat aku belajar banyak sekali sifat. Banyak perwatakan. Dan banyak tingkah laku serta kecerdasan. Untuk teman-teman di call center Telkomsel, Medan ; Maaf untuk setiap perkataan dan kesalahan yang pernah di perbuat. Kalian teman-teman terbaik.

[Yang akan dimulai]
Sebuah awal adalah pilihan sulit. Pekerjaan sukar. Tapi proses pembelajaran. Masih sangat banyak yang perlu dipelajari. Untuk diperjuangkan. Untuk berusaha. Dan untuk kebahagiaan. Aku cuma ingin terus belajar. Hanya ingin bisa maju. Dan hanya berfikir di awali untuk diriku sendiri. Karena aku yang menentukan. Aku sang pembuat keputusan. Dengan segala doa dan ikhtiar ini.

Jay

31
Jul

Ibu…

Tetesan air mata itu.
Masih ku ingat. Dan akan selalu ku ingat.
Bahkan, untuk kalimat terakhir yang engkau ucapkan sebelum aku beranjak pergi dari rumah itu, akan selalu terngiang dalam telingaku. Memberikan bisikan halus. Haru. Dan semangatmu ; Jangan tinggalkan Sholat.
Dua malam terakhir sebelum aku pergi. Aku bahagia. Duduk tertawa bersamamu. Memberikan makanan yang kau suka. Melihat kau sehat lagi. Setelah seminggu sebelumnya kau masih tak mampu untuk duduk. Kau sehat kembali. Aku bahagia.
Kau semangat untuk setiap langkah yang akan ku ambil. Kau semangat untukku untuk melakukan apa saja yang menurutmu baik. Untuk setiap doamu. Untuk setiap restumu. Untuk setiap nasehatmu. Aku sayang kamu. Ibu.

*bahkan untuk setiap kata yang tertulis ini aku masih tak kuat menahan setiap tetesan air mata itu.

Jay

11
Jul

’bout horoscope…

Baru aja buka friendster. Trus iseng buka ‘New Horoscopes’, untuk Pisces.  Dan inilah yang muncul ;

All signs are pointing to a fantastic new beginning for you.
-and a long journey or another sort of geographical change could be coming soon. If a trip is already planned, expect it to go incredibly well - an upgrade may be involved.
Prepare yourself for unexpected luxury.
A big payoff is due today in a financial sense as well, and it’s one you should share with the people you love. Invite a few friends out to dinner and surprise them by footing the bill.

Hmm…apa yah? Yang diharapin sih point yang ini ; "A big payoff is due today in a financial sense as well". Hehe….What if…
Yah namanya juga horoskop ada benernya dan ada juga tidaknya lah. Berharap semua yang bener adalah semua yang baik2. hehe.

Jay

PS : Masih kaget niy. Tadi bangun tidur nyalain TV. Trus liat acara Good Morning di Trans TV. Ada berita duka cita, Taufik Savalas meninggal karena kecelakaan. Dan aku turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Wuihh…Orang baik memang selalu cepat di panggil-Nya. Wallahu A’lam…

11
Jul

Getting tired…!

Pernah merasakan lelah yang
teramat sangat? Lelah yang membuat kita
beristirahat sangat panjang? Tidur panjang tepatnya. Tidak terjaga dan juga
tidak mati. Itu yang ku alami sejak malam tadi hingga siang ini. Aku tidak
bermimpi dan tidak pula tersadar. Aku tertidur. Tidak mendengar bunyi-bunyian.
Suara orang yang memanggil. Bahkan tidak mendengar apapun. Bukan aku tidak
ingin mendengar. Tapi aku memang tak dapat terjaga.

Hingga hal ini merisaukan
seseorang di sana. Menghubungi kesana dan kemari. Tanpa ada jawaban. Maafkan
aku untuk kekhawatiran itu. Aku lelah. Aku capek. Dan aku tidur. Sendiri.

Dan sekarang. Siang ini. Aku
benar2 terjaga. Hanya berusaha membuatmu tenang. Dengan bahagia untuk kau yang
mengkhawatirkanku. Aku sayang kamu.

Untuk waktu yang singkat
yang akan aku lalui kedepannya. Karena untuk 3 jam kedepan. Aku harus siap
melelahkan diri lagi. Bekerja.

Untuk suatu libur panjang
yang akan aku dapatkan minggu depan. Aku begitu banyak berharap. Penuh semangat.

Jay.

11
Jul

Dialog hati…

Perkenalkan nama saya ; Jay.

Cuma
Jay ?

Nggak siy. Lengkapnya ; Harry
Sanjaya.

Jay
statusnya apa?

Hemm,,,,Sekarang punya
pacarlah. Punya teman spesial. Itu sebutan lainnya. Tapi dia jauh.

Kalo
sahabat punya gag?

Hemm,,,,kemaren siy ada. Tapi
sekarang yang ngertiin dan jadi tempat curhat tinggal satu d. Dedi. Yah,,,dia
dokter gigi. Tapi dia gag disini. Masih juga dan harus juga terbentang jarak.
Memang orang-orang spesialku
pasti selalu terbentang oleh jarak. Hiks.

Trus
kenapa sahabatnya satu?

Temen baik banyaklah. Banyak
banget malah. Mungkin yang paling bisa ngertiin yah cuma satu itu. Yang cuma
mau membagi apa yang seharusnya dibagi. Bisa menganggap bahwa sebuah komitmen
tidak pernah akan mengacaukan sebuah persahabatan. Bisa memberi masukan dan
tidak hanya menerima masukan. Bisa meminta pendapat dan tidak hanya selalu
memberikan pendapat. Yang paling dasar sebenernya adalah konsistensi. Konsisten
dengan segala ucapan, perbuatan dan sikap. Tidak yah tidak. Iyah yah Iyah. Dan
cuma dia yang begitu. Konsisten.

Bukannya
kemaren???

Iyah. Cuma konsitensi yang
tidak dia miliki. Mungkin dia masih belajar. Mungkin kami belum mengerti. Sifat
dasar manusia tak harus sama toh?. Perbedaan justru kadang menyatukan. Tapi
konsistensi wajib di jaga. Tidak hanya untuk sebuah prinsip. Tapi juga
menunjukkan bahwa kita punya visi. Dia baik. Baik banget malah. Tapi
konsistensinya tidak menunjukkan bahwa ia ingin menjadi seorang sahabat. Waktu
mungkin akan menjawab. Kebersamaan dapat merubah. Cuma bertarung dengan waktu
bahwa semuanya akan kembali. Bahwa ia akan tau siapa yang benar2 tulus.
Menyayangi sebagai sahabat dan tidak menyakiti.

Dan ini adalah sebuah dialog
hati seorang yang egois…

Jay.

03
Jul

Untuk Segalanya…

Untuk
sebuah kesalahan ;

Aku
baru menyadari kalau aku salah.
Maafkan
aku sahabat. Kadang memang ada yang harus dibagi dan ada yang tak harus dibagi. Mungkin
cara berfikirku yang salah untuk sebuah persahabatan. Maafkan aku.
Aku
hanya seorang egois. Aku hanya tak ingin tau apa yang tak boleh aku tau dari
orang lain. Mungkin
kau punya pertimbangan untuk tidak mengatakan. Maafkan aku.

Untuk
sebuah keyakinan ;

Dan
ini awal Juli. Bulan terakhir untuk sebuah keputusan ini. Masih banyak yang
perlu dikomunikasikan. Untuk segala urusan yang memang harus di selesaikan
sampai akhir Juli ini. Cuma berharap bisa segera selesai. ASAP.

 
Untuk
sebuah kebahagiaan ;

Minggu
ini. 8 Juli 2007. Sepupuku tercinta. Nanda. Menikah. Kabar bahagia lagi di
rumah Selamat 98. Acaranya juga dilangsungkan di rumah Selamat 98. Dan pastinya
minggu2 ini kembali sibuk. Durasi ku ke rumah 98 pun jadi semakin sering.
Setelah akhir-akhir ini begitu jarangnya. Dan..semoga berbahagia untuk
keduanya.

 

Jay 

PS : Akhir-akhir ini lagi gag enak hati. Ada
perasaan yang ganjal aja. Tapi masih belum tau sebabnya.  Mudah2an
ini pun berlalu…