11
Oct
07

Balik kampung…

Ini sebuah tradisi. Balik kampung. Dengan sinonim Mudik. Pulang kampung. Atau apalah namanya. Yang pasti, sebuah kata pulang memiliki satu makna yang pasti. Kembali ke asal. Satu tujuan. Pasti. Berbeda dengan lawan katanya pergi. Yang berarti bisa kemana saja. Dengan banyak tujuan. Karena itulah balik kampung menjadi ritual untuk setiap orang yang rindu akan keluarga. Sanak famili. Dan kerabat kampung halaman. Kenapa puncaknya dan ritualnya berkaitan dengan Idul Fitri?. Ini masalah kebiasaan saja. Karena Idul Fitri hari kemenangan. Dan begitu indahnya jika di rayakan bersama keluarga.

Hal ini pula yang mendasari berubahnya pikiranku. Dari tidak kembali. Menjadi kembali.Dari tidak balik. Menjadi balik. Yah…aku telah merubah keputusan untuk Balik kampung. Meskipun keputusan terlambat ini menjadikanku harus kembali pada tanggal 13. Setelah sholat Ied. Tapi itu tidak akan merubah indahnya lebaran bersama keluarga.

Dan rentang waktu 3 hari di Medan -hingga tanggal 16, red- akan kurasa cukup untuk bisa melepaskan kerinduan akan keluarga dan semuanya. Teman2 yang ada di Medan. Seperjuangan. Teman kuliah, dan semua2nya d. Miss u all. Aku harus kembali dengan cepat, karena harus bekerja kembali tanggal 17. Dan aku belum bisa cuti. Karena pekerjaanku yang masih belum memiliki masa lebih dari 1 tahun ini. Tak apalah…

Yang pasti, aku sudah sangat merindukan kampung halaman. Hehe. Hingga aku juga tlah menyusun rencana-rencana yang membuatku ingin segera ke sana. Hiks. Hehe..

Medan…i’ll coming home….

Assalamualaikum Wr. Wb
Lisan sering tak terjaga. Janji sering terabaikan. Hati sering berprasangka. Kelakuan sering menyakitkan.
Silaturrahim menjadi indah jika kita saling bermaafan.
Maka…izinkanlah saya ; HARRY SANJAYA, mengucapkan :
Selamat Hari Raya Idul Fithri, 1 Syawal 1428 H.
Taqabbalallahu Minna Waminkum, Minal Aidhin WalFaidzin…
Fastabiqul Khairaat, Wallohul Musthaan…
Wassalamualaikum Wr. Wb
-sama seperti versi sms, hehe-

Jay




0 Responses to “Balik kampung…”


  1. No Comments

Leave a Reply