Archive for October, 2007

23
Oct

satu kata…

Begini
ceritanya. Kemarin, tiba-tiba muncul aja keisengan untuk mengirim sms aneh ke
beberapa nomor2 telepon yang ter-save
di handphone. Sebenarnya sms ini hasil forwarding juga dari temenku yang ada di Medan. Karena aku fikir
lucu juga jika aku forward kembali,
akhirnya aku pun mengirimkannya ke beberapa nomor. Yah, sekalian menghabiskan free sms ku yang sudah beratus-ratus
banyaknya. Hehe.

Isi pesannya ;
Gambarkan aku dengan 1 kata. Hanya 1 kata. Kirimkan
jawabannya padaku. Lalu kirimkan pesan ini ke 10 temanmu yang lain. Dan lihat
jawaban2 aneh dan mengagumkan tentangmu. Balas ya. Karena ini menyenangkan.
Balas ya..-Jay.

 

Dan hasilnya, aku mendapati beberapa reply sms yang masuk ke Inbox handphoneku. Benar juga, beberapa
di antaranya mengagumkan. Dan pastinya banyak yang lucu juga. Apalagi yang
jawabannya iseng. Hehe. Tapi sepertinya benar2 mewakili aku. Aku banget. Hallaaaaah.Tapi, mereka jujur gag yah?
Mudah-mudahan jujur. Hehe…

 

Dan ini dia reply-nya
;

Aku itu Childish.
Aku itu Marsmellow.
Aku itu Smart.
Aku itu Pintar
*sama kallee?*.
Aku itu Fotogenic.
Aku itu Pasif.
Aku itu Friendly.
Aku itu Cerdas.
Aku itu Pemikir.
Aku itu Baik.
Aku itu Sombong
dan menyebalkan *
Yang ini lebih dari satu kata bukan?*.
Aku itu Jelek.
Aku itu Moody.
Aku itu Puitis.
Aku itu Narsis.
Aku itu Nice.
Aku itu Jelek.
Aku itu Cool.
Aku itu Confusing.
Aku itu Cukup…cukup
lucu, cukup baik, cukup cuek, dll
*Satu kata woiiiii, hehe*.

dan
Aku itu Cantik
*Ini asli jawaban aneh, hehe*

 

Yah itulah aku. Apa pun yang kalian tulis. Aku
terima dengan lapang dada. Hehe. Paling tidak jawaban kalian adalah jawaban
yang memang benar2 kalian lihat dari seorang AKU. Meskipun tak semuanya aku
tampilkan disini. Karena ada yang nyeleneh.
Aku sebutkan dari si Hasanul Mike.
Jawaban dirimuh memang seaneh dirimuh. Awas ko yah mek!!! Hehe.

Selanjutnya, jadilah
aku yang harus koreksi diri. Membuang segala yang jelek. Untuk bisa menjadi
lebih baik di masa depan.

Dan inilah aku dan segala keinginanku ; Seorang
yang selalu berfikir untuk setiap langkah yang akan aku ambil. Seorang yang
masih ingin terus maju. Seorang yang masih ingin terus mengumpulkan pundi2 uang
ini untuk rencana mengambil gelar ­Master-ku,
dan bisa menyelesaikannya sebelum usia 28 ini. Seorang yang ingin selalu bisa
membuat Papa dan Ibuku bangga. Seorang yang selalu ingin menulis. Seorang yang
selalu bisa berfikiran positif. Seorang yang ingin bisa menjadi lebih dewasa
dalam berfikir dan bersikap. Seorang yang tak ingin terlalu banyak berbicara,
tapi ingin banyak bekerja. Dan seorang yang bertanggung jawab untuk
kehidupanku, keyakinanku dan apa yang aku perbuat.

Jay

 

20
Oct

working again…

Mudik kemarin cukup berkesan. Meski tak lama dan tak banyak yang bisa aku perbuat untuk bisa membagi waktu mengunjungi semua2nya, tapi cukup melepaskan semua rindu selama tiga bulan kemarin. Bertemu dengan Papa dan Ibu itu yang utama. Dan aku bahagia ketika mereka juga bahagia. Tak hanya untuk melepas rindu semata, tapi juga meminta nasihat dan saran mereka untuk sebuah keputusan yang harus aku ambil setelah lebaran ini.
Tanggal 17 sudah harus bekerja kembali. Tak bisa mengambil cuti, membuat aku harus cepat-cepat kembali ke kota ini lagi. Tapi aku hanya berusaha menikmati. Tapi masih ada satu keputusan atau hasil yang sangat aku tunggu-tunggu dari kemarin. Dan pasti aku dapati setelah lebaran ini. Just move to another company. Berkhianat?. Tidak juga. Cuma ingin masa depan yang lebih baik.
Setelah melakukan test akhir,  Medical check-up. Aku pun diberi kabar kemarin. Untuk mulai bekerja akhir bulan ini. It was a good news.
Kembali bekerja di perusahaan telekomunikasi merupakan keinginanku. Mungkin karena aku telah merasa biasa. Sehingga  membut aku lebih yakin bahwa inilah jalan-Nya. Ini Anugerah-Nya.  Aku cuma dapat berikhtiar dan berdoa. Terima kasih 4JJ1 untuk segala rezeki yang tak henti-hentinya kau berikan kini…
Alhamdulillah……

Jay

11
Oct

Balik kampung…

Ini sebuah tradisi. Balik kampung. Dengan sinonim Mudik. Pulang kampung. Atau apalah namanya. Yang pasti, sebuah kata pulang memiliki satu makna yang pasti. Kembali ke asal. Satu tujuan. Pasti. Berbeda dengan lawan katanya pergi. Yang berarti bisa kemana saja. Dengan banyak tujuan. Karena itulah balik kampung menjadi ritual untuk setiap orang yang rindu akan keluarga. Sanak famili. Dan kerabat kampung halaman. Kenapa puncaknya dan ritualnya berkaitan dengan Idul Fitri?. Ini masalah kebiasaan saja. Karena Idul Fitri hari kemenangan. Dan begitu indahnya jika di rayakan bersama keluarga.

Hal ini pula yang mendasari berubahnya pikiranku. Dari tidak kembali. Menjadi kembali.Dari tidak balik. Menjadi balik. Yah…aku telah merubah keputusan untuk Balik kampung. Meskipun keputusan terlambat ini menjadikanku harus kembali pada tanggal 13. Setelah sholat Ied. Tapi itu tidak akan merubah indahnya lebaran bersama keluarga.

Dan rentang waktu 3 hari di Medan -hingga tanggal 16, red- akan kurasa cukup untuk bisa melepaskan kerinduan akan keluarga dan semuanya. Teman2 yang ada di Medan. Seperjuangan. Teman kuliah, dan semua2nya d. Miss u all. Aku harus kembali dengan cepat, karena harus bekerja kembali tanggal 17. Dan aku belum bisa cuti. Karena pekerjaanku yang masih belum memiliki masa lebih dari 1 tahun ini. Tak apalah…

Yang pasti, aku sudah sangat merindukan kampung halaman. Hehe. Hingga aku juga tlah menyusun rencana-rencana yang membuatku ingin segera ke sana. Hiks. Hehe..

Medan…i’ll coming home….

Assalamualaikum Wr. Wb
Lisan sering tak terjaga. Janji sering terabaikan. Hati sering berprasangka. Kelakuan sering menyakitkan.
Silaturrahim menjadi indah jika kita saling bermaafan.
Maka…izinkanlah saya ; HARRY SANJAYA, mengucapkan :
Selamat Hari Raya Idul Fithri, 1 Syawal 1428 H.
Taqabbalallahu Minna Waminkum, Minal Aidhin WalFaidzin…
Fastabiqul Khairaat, Wallohul Musthaan…
Wassalamualaikum Wr. Wb
-sama seperti versi sms, hehe-

Jay