Archive for September, 2007

26
Sep

Time pass away…

Dan waktu menjadi sangat cepat berlalu. Hingga
pertengahan ramadhan ini pun akan dilalui. Meskipun puasaku harus cacat, karena
demam yang aku dapati di hari ke tujuh puasa. Namun hingga sekarang, masih
tidak mengurangi keinginanku dan kewajibanku menyelesaikannya hingga akhir
ramadhan ini.

Karena alasan transportasi, aku pun memutuskan
untuk tidak mudik. Tidak kembali ke Medan untuk lebaran kali ini. Hal ini sudah
aku pertimbangkan dan aku komunikasikan dengan Papa dan Ibu. Dan semuanya baik-baik
saja. Nantinya saat itu pun juga akan menjadi lebaran pertamaku jauh dari
keluarga.

Kenyataannya, aku rindu segala-galanya. Rindu
segala yang pernah terjadi di sana. Rindu keluarga. Rindu sahabat-sahabat yang
ada di sana. Untuk segala rutinitas yang pernah terjadi di sana. Tapi, Jika aku
menyesal pada sebuah keputusan, maka aku hanya akan terus berpikir dan
berpikir. Dan untuk hal ini aku ingin tetap memegang Filosopi hidupku untuk
selalu berpikir positif pada setiap masalah yang akan aku hadapi. Semuanya akan
baik-baik saja.

Untuk saaat ini aku juga sedang menggemari hampir
seluruh serial TV di channel AXN.
Hanya saja beberapa serialnya yang ditayangkan melebihi jam 10 malam menjadi
tidak bisa aku tonton. Karena pastinya aku sudah tertidur untuk setumpuk lelah
yang dilalui dalam rutinitas harian. Serial Supernatural,
Nip Tuck, all of CSI series, NUMB3RS and The 4400
–yang mirip2 Heroes- menjadi tayangan malam yang pastinya sangat menyesal untuk
dilewatkan. Karena beberapa episode
yang terlewatlah yang membuat aku juga memutuskan mencari beberapa complete season-nya di Mal Ambassador.
Dan yang menjadi berita baiknya, aku menjadi betah di rumah. Huehue.

Yang pasti Ciné
Ramadan
di CCF Salemba juga
harusnya tidak terlewatkan. Pendant le
mois de Ramadan, le CCF de Jakarta présente six films qui reflétent la vie des
Musulmans de France et d’ailleurs. La nostalgie du pays natal, les difficultés
de la vie dans les banlieues, et la question de l’interculturalité colorant le
cinema français contemporain.

 

 

Jay

16
Sep

Tentang puasa…

Mungkin puasa tahun ini bagiku berbeda dengan tahun2 sebelumnya. Jauh dari keluarga. Tapi sangat dekat dengan orang yang sudah aku anggap seperti keluarga. Sejauh ini, hingga puasa hari keempat, banyak yang sudah aku lalui. Segalanya menjadi sangat menarik. Karena perbedaan memang sangat menarik.
Dan karena ini jalan yang memang udah aku pilih. Aku bahagia untuk segala-galanya. Menikmati segala kesedihan, kebahagiaan dan kesepian yang memang sebenarnya tidak begitu aku fikirkan. Bukan hanya karena sebuah rutinitas. Tapi karena aku menganggap ini sebuah proses.
Kembali mengenai puasa kali ini. Aku jauh merasa lebih khusyu’ menjalani setiap waktu yang berlalu untuk menahan segala nafsu, maupun amarah untuk puasa kali ini. Lebih kuat dan lebih rajin menjalankan segala ibadah sunnah yang menjadi rutinitas di bulan Ramadhan ini. Bukan hanya karena pribadiku yang aku inginkan menjadi matang. Namun karena dukungan kamu dan Hidayah-Nya. Terimakasih 4JJ1.
Hingga hari keempat ini pun aku masih merasa bahwa segalanya menjadi begitu menyenangkan.
Tentang Kami (aku, bang ari, bang irman, bang adi dan bang arya  -red) yang selalu menyempatkan masak sebelum sahur dan sesudah berbuka. Menyiapkan segala bukaan ketika tiba di rumah setelah pulang dari rutinitas kantor.
Tentang puasa hari kedua yang minus sahur karena kebablasan dan terlambat bangun.
Tentang Bang ari yang ikut belajar puasa, sahur dan berbuka -meskipun, sejak kapan yah puasa itu boleh merokok?- hehehe.
Tentang aku yang ingin juga belajar memasak dari para tetangga (bang irman dan bang arya -red) yang udah jago2 layaknya Chef itu.
Tentang rutinitas sholat Maghrib dan Tarawih berjamaah yang menjadi rutinitas harian.
Dan tentang segalanya yang menjadi begitu sangat indah. Karena kita melakukannya bersama-sama. Meskipun tanpa dan jauh dari keluarga. Tapi kita sudah seperti sebuah keluarga. Indahnya.
Tapi ini masih hari keempat. Dan aku cuma berharap, segalanya akan sempurna hingga hari Fithri itu tiba…

Tak lupa juga, aku mohon maaf lahir bathin untuk keikhlasan dan kesucian hati ini dalam menjalankan segala amal ibadah di bulan Ramadhan ini. Maaf untuk semuanya, yang secara lisan dan tersirat telah tersakiti dan terdzholimi olehku. Maafkan aku…

Jay

PS :  Aku lagi mau ngelanjutin Serial PRISON BREAK- Third season niy. Udah keluar belon yah??. Belon sempat lagi ke Ambassador ngeliatnya. Mantafff kriiina…serialnya!! (Karo mode on). Hehe.