Tetesan air mata itu.
Masih ku ingat. Dan akan selalu ku ingat.
Bahkan, untuk kalimat terakhir yang engkau ucapkan sebelum aku beranjak pergi dari rumah itu, akan selalu terngiang dalam telingaku. Memberikan bisikan halus. Haru. Dan semangatmu ; Jangan tinggalkan Sholat.
Dua malam terakhir sebelum aku pergi. Aku bahagia. Duduk tertawa bersamamu. Memberikan makanan yang kau suka. Melihat kau sehat lagi. Setelah seminggu sebelumnya kau masih tak mampu untuk duduk. Kau sehat kembali. Aku bahagia.
Kau semangat untuk setiap langkah yang akan ku ambil. Kau semangat untukku untuk melakukan apa saja yang menurutmu baik. Untuk setiap doamu. Untuk setiap restumu. Untuk setiap nasehatmu. Aku sayang kamu. Ibu.
*bahkan untuk setiap kata yang tertulis ini aku masih tak kuat menahan setiap tetesan air mata itu.
Jay
Baru aja buka friendster. Trus iseng buka ‘New Horoscopes’, untuk Pisces. Dan inilah yang muncul ;
All signs are pointing to a fantastic new beginning for you.
-and a long journey or another sort of geographical change could be coming soon. If a trip is already planned, expect it to go incredibly well - an upgrade may be involved.
Prepare yourself for unexpected luxury.
A big payoff is due today in a financial sense as well, and it’s one you should share with the people you love. Invite a few friends out to dinner and surprise them by footing the bill.
Hmm…apa yah? Yang diharapin sih point yang ini ; "A big payoff is due today in a financial sense as well". Hehe….What if…
Yah namanya juga horoskop ada benernya dan ada juga tidaknya lah. Berharap semua yang bener adalah semua yang baik2. hehe.
Jay
PS : Masih kaget niy. Tadi bangun tidur nyalain TV. Trus liat acara Good Morning di Trans TV. Ada berita duka cita, Taufik Savalas meninggal karena kecelakaan. Dan aku turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Wuihh…Orang baik memang selalu cepat di panggil-Nya. Wallahu A’lam…
Pernah merasakan lelah yang
teramat sangat? Lelah yang membuat kita
beristirahat sangat panjang? Tidur panjang tepatnya. Tidak terjaga dan juga
tidak mati. Itu yang ku alami sejak malam tadi hingga siang ini. Aku tidak
bermimpi dan tidak pula tersadar. Aku tertidur. Tidak mendengar bunyi-bunyian.
Suara orang yang memanggil. Bahkan tidak mendengar apapun. Bukan aku tidak
ingin mendengar. Tapi aku memang tak dapat terjaga.
Hingga hal ini merisaukan
seseorang di sana. Menghubungi kesana dan kemari. Tanpa ada jawaban. Maafkan
aku untuk kekhawatiran itu. Aku lelah. Aku capek. Dan aku tidur. Sendiri.
Dan sekarang. Siang ini. Aku
benar2 terjaga. Hanya berusaha membuatmu tenang. Dengan bahagia untuk kau yang
mengkhawatirkanku. Aku sayang kamu.
Untuk waktu yang singkat
yang akan aku lalui kedepannya. Karena untuk 3 jam kedepan. Aku harus siap
melelahkan diri lagi. Bekerja.
Untuk suatu libur panjang
yang akan aku dapatkan minggu depan. Aku begitu banyak berharap. Penuh semangat.
Jay.
Perkenalkan nama saya ; Jay.
Cuma
Jay ?
Nggak siy. Lengkapnya ; Harry
Sanjaya.
Jay
statusnya apa?
Hemm,,,,Sekarang punya
pacarlah. Punya teman spesial. Itu sebutan lainnya. Tapi dia jauh.
Kalo
sahabat punya gag?
Hemm,,,,kemaren siy ada. Tapi
sekarang yang ngertiin dan jadi tempat curhat tinggal satu d. Dedi. Yah,,,dia
dokter gigi. Tapi dia gag disini. Masih juga dan harus juga terbentang jarak.
Memang orang-orang spesialku
pasti selalu terbentang oleh jarak. Hiks.
Trus
kenapa sahabatnya satu?
Temen baik banyaklah. Banyak
banget malah. Mungkin yang paling bisa ngertiin yah cuma satu itu. Yang cuma
mau membagi apa yang seharusnya dibagi. Bisa menganggap bahwa sebuah komitmen
tidak pernah akan mengacaukan sebuah persahabatan. Bisa memberi masukan dan
tidak hanya menerima masukan. Bisa meminta pendapat dan tidak hanya selalu
memberikan pendapat. Yang paling dasar sebenernya adalah konsistensi. Konsisten
dengan segala ucapan, perbuatan dan sikap. Tidak yah tidak. Iyah yah Iyah. Dan
cuma dia yang begitu. Konsisten.
Bukannya
kemaren???
Iyah. Cuma konsitensi yang
tidak dia miliki. Mungkin dia masih belajar. Mungkin kami belum mengerti. Sifat
dasar manusia tak harus sama toh?. Perbedaan justru kadang menyatukan. Tapi
konsistensi wajib di jaga. Tidak hanya untuk sebuah prinsip. Tapi juga
menunjukkan bahwa kita punya visi. Dia baik. Baik banget malah. Tapi
konsistensinya tidak menunjukkan bahwa ia ingin menjadi seorang sahabat. Waktu
mungkin akan menjawab. Kebersamaan dapat merubah. Cuma bertarung dengan waktu
bahwa semuanya akan kembali. Bahwa ia akan tau siapa yang benar2 tulus.
Menyayangi sebagai sahabat dan tidak menyakiti.
Dan ini adalah sebuah dialog
hati seorang yang egois…
Jay.
Untuk
sebuah kesalahan ;
Aku
baru menyadari kalau aku salah.
Maafkan
aku sahabat. Kadang memang ada yang harus dibagi dan ada yang tak harus dibagi. Mungkin
cara berfikirku yang salah untuk sebuah persahabatan. Maafkan aku.
Aku
hanya seorang egois. Aku hanya tak ingin tau apa yang tak boleh aku tau dari
orang lain. Mungkin
kau punya pertimbangan untuk tidak mengatakan. Maafkan aku.
Untuk
sebuah keyakinan ;
Dan
ini awal Juli. Bulan terakhir untuk sebuah keputusan ini. Masih banyak yang
perlu dikomunikasikan. Untuk segala urusan yang memang harus di selesaikan
sampai akhir Juli ini. Cuma berharap bisa segera selesai. ASAP.
Untuk
sebuah kebahagiaan ;
Minggu
ini. 8 Juli 2007. Sepupuku tercinta. Nanda. Menikah. Kabar bahagia lagi di
rumah Selamat 98. Acaranya juga dilangsungkan di rumah Selamat 98. Dan pastinya
minggu2 ini kembali sibuk. Durasi ku ke rumah 98 pun jadi semakin sering.
Setelah akhir-akhir ini begitu jarangnya. Dan..semoga berbahagia untuk
keduanya.
Jay
PS : Akhir-akhir ini lagi gag enak hati. Ada
perasaan yang ganjal aja. Tapi masih belum tau sebabnya. Mudah2an
ini pun berlalu…