Archive for September 15th, 2006

15
Sep

cerita sedih di hari ini…

Tadi pagi balik dari kantor jam 7 pagi. Nyampe rumah jam setengah 8-an gitu d. Cuaca di Medan yang mendung membuat aku semakin merasa ngantuk. Karena sudah menahankan rasa ingin tidur semalam suntuk. Aku begadang. Aku begadang karena kewajiban. Hiks.
Pas nyampe di rumah, sempat ngerasa bingung juga. Where’s my grandma? Yang biasanya selalu ada di depan rumah kalo’ aku pulang shift malam. Dan selalu menyuruhku tuk sarapan pagi sebelum tidur. Aku kehilangan moment itu. Aku kehilangan sapaan my grandma pagi ini. Karena sudah sangat mengantuk. Aku pun langsung masuk ke kamar. Bersih2. Dan langsung tertidur.
Tapi ini hari Jumat. Aku ketiduran. Aku baru kebangun Jam 2 siang. Dan ini juga karena my grandma yang biasanya selalu membangunkan mengingatkan tuk sholat saat ini lagi gag ada. Aku masih belum mengetahui keberadaannya sampai tadi siang. Sampai sepupuku masuk ke kamar dan membangunkanku.
Akhirnya aku pun sadar. Aku tlah ketinggalan untuk sebuah berita duka hari ini. Somethin happen with my aunt ; Buklek Sumi. My luvly aunt exactly. Why??? Malam sebelumnya aku masih bertemu dia ketika aku bertandang ke rumahnya. Malam sebelumnya aku masih bersenda gurau dengan anak-anaknya.Tapi inilah yang terjadi. Ini kehendak-Nya.   
Semalam buklek sumi benar-benar gag bisa melihat sama sekali. Dan ini terjadi tiba-tiba. Semuanya panik. Dan yang paling panik tentu saja suaminya; Om rizal. Dia pun segera dilarikan ke Rumah sakit Gleaneagles Medan. Untung saja penanganan dokternya cukup cepat. Hasil scanning, buklek Sumi di diagnosa menderita ‘tumor otak’. Dan ini bukan stadium awal lagi. Ini pukulan berat untuk semuanya. Kita gag pernah nyangka. Dan benar2 tanpa gejala ketika melihat kondisinya. Tapi Allah Maha Besar. Dia lebih mengetahui apa yang tidak diketahui oleh ummatnya.
Kita tak harus pasrah. Ikhtiar adalah yang utama. Di tambah dengan doa. InsyaAllah semuanya bisa lebih baik.

Untuk my luvly aunt ;
Tabahlah untuk semua keadaan yang ada. Ini cobaan hidup. Dan ku yakin kita semua bisa melewatinya. Tetap berjuang hidup. Walaupun ku tau ini keadaan berat. Aku tlah melihat kondisimu tadi siang. Dan Ku yakin masih banyak harapan2 baru untuk kita semua. Untuk tetap berada di komunitas ini.  Selamat 98. We luv u.
Dengan doa, ikhtiar, dan harapan.

Jay