Horrey…..!!!!
Ini shift 8 terakhir di bulan Agustus yang sangat menyenangkan. He2. Callnya putus2. Putusnya lama. Assek….Smuga sering2.
Sebenernya udah dari malam kemarin siy. Cumanya secara ini malam terakhir, jadinya anak mudanya pun senanglah…<ngiri kelen kan woiii!!!> hehehe, <aneh> ntah apa2 aja. gag penting kaliy..!!!.
Berhubung ini udah pagi. Berarti ini udah tanggal 1 September. Dan aku libur. Sampe Sabtu. Dan sampe Minggu siang, karena aku shift 7. Hehe. Long holiday, tapi gag long2 kaliy la..<maksa>.
Ntar sore dah banyak banget plan. Ma best fren; Uzer. Datang dari Jakarta. Lusa mo ke Penang. So,ntar siang ampe malam, kita sempat2inlah ketemu sambil jalan gituw d.
Tapi malam iniy. Uppss…anak mudanya gag bisa diganggu.
Secara i have a new life and a new relationship. Tentu saja, mau buat new dating with someone new.Hehe. Cepat kaliy yak. Biarinn!!!. Beginilah cinta, deritanya tiada akhir <patkay mode on>. Namanya anak mudanya mantaff….hehe. Dasarr!!!.
Yah..let see lah. Ini juga kan lagi pe-de-ka-te.
Yang tau, tutup mulut yak. hehehe.
No Comments at all.
Jay

Kalo’ liat pic ini, jadi ingat suasana pas cuti ke Jakarta awal Agustus kemarin. Miss u all <Dian and Jamie>. Sebenernya ada juga siy yg gag pengen di ingat. Segala yang terjadi disana bersamanya. Itu yang membuatku sama sekali menjadi tak ingin untuk mengingat. Itu akan membuka luka lama <nazisss…hehehe>.
Tapi itulah kenyataannya.
Untuk sekarang. Aku hampir bisa melupakannya. Melupakan apa yang ia buat. Dan bahkan hampir tak ingin mengingatnya lagi. Tapi entah kenapa masih ada dering telfon itu. Masih ada Miss Call Alert itu. Yang selalu kau kirimkan, karena kau tak ada pulsa kali yeee. Hehe. Tapi sorry bos. It’s over [enough..!!]. Seperti di postingan lalu. Gag akan ada lagi cerita kita. Stop!!!!
Kembali ke soalan Dian and Jamie. Congrats yak Jamie. Sidang akhir kemaren dapet nilai A. Trus muga cepat sembuh ya buat Dian. Wait 4 me for a next trip. Kita kuasai Setiabudi Barat itu. Hihi.
Dan sekarang. Sepi. Tinggal ama dedie di Medan. Hehe. Yang lain hari ini dah pada berangkat. Doh..Bakalan gag tau niy acara malam mingguan kemana. Mo ajep2 juga bingung secara sponsornya ke Jakarta. hihi. Gud Luck d. Muga fine2 ajah di Jalan yak. Jangan geta2 ya<logat dodi mode on>.
Have a Nice trip d. :p
Jay
Pas ngidupin komputer di kantor. Trus login with my ccmdn. aku sempat baca nethail. Untuk nethail dini hari yang masih belum terhapus. Sempat kecewa juga. Kenapa kasus ini harus ada. Dan ini dilakukan dari sahabatku sendiri. Nusuk banget.
Sahabat…
Diamku bukan berarti aku setuju…
Diamku bukan berarti aku sepaham…
dan Diamku bukan berarti aku sejalan denganmu…
Aku mengerti kau tau segalanya…
Aku mengerti mungkin kau tidak ingin memikirkan konsekuensinya…
Tapi kita bukan orang yang sama…
Karena manusia diciptakan dengan sifat dasar yang memang berbeda…
Aku kesal untuk hal ini.
Aku bingung untuk hal ini.
Aku benci untuk hal ini.
Dan jujur aku gag terima untuk hal ini.
Marahku bukan berarti aku setuju…
Marahku bukan berarti aku benar2 membenci…
Mungkin kamu sedang bergurau sahabat…
Tapi ini sungguh merusak masa depan…
Apa pun itu…semoga kamu masih bisa berfikir…
Gag semua orang itu sama…
Untuk kasus itu ;
Mungkin ada yang lebih marah dari seorang ‘aku’.
Mungkin dia yang tidak jauh lebih mengenalmu pasti sangat marah untuk hal ini.
Mungkin kau tidak peduli.
Tapi ini persoalan mendasar.
Mengertilah sahabat….
Ini cuma pemikiranku…
dan aku benar2 gag setuju untuk hal tersebut…
karena aku tidak ingin…
F**k for Diva…
Jay
Tuliskan kesedihan
Semua tak bisa kau ungkapkan
Dan kita kan bicara dengar hatiku
Buang semua puisi
Antara kita berdua
Kau bunuh dia sesuatu
Yang kusebut itu cinta
Yakinkan aku Tuhan
Dia bukan milikku
Biarkan waktu .. waktu
Hapus aku…
Sadarkan aku Tuhan
Dia bukan milikku
Biarkan waktu .. waktu
Hapus aku… [NIDJI]
Kau memang begitu indah.
Kau memang sulit, tapi mampu ku gapai.
Tapi keindahanmu gag akan pernah bisa abadi.
Terima kasih kau mampu berada disampingku di saat aku membutuhkan kemarin.
Apa yang Tuhan tunjukkan untuk kejadian kemarin adalah jalan yang memang telah seharusnya ada. Agar aku tersadar. Agar aku bangkit. Untuk segala kebodohanku dalam rentang waktu yang singkat kemarin. Untuk sebuah harapan dan kepalsuan.
Untuk kebohongan itu ;
Aku tlah ikhlas. Untuk semua kebohongan yang ada. Aku sangat menyayangimu. Hingga tak mampu membedakan antara kebodohan dan kenyataan. Aku memaafkanmu. Tapi aku membencimu. Untuk semua kebohongan itu.
Aku tlah ikhlas. Untuk segala permohonan maafmu. Untuk keinginanmu agar hubungan ini tetap bertahan. Tapi aku tak bisa. Aku sangat menyayangimu. Tapi aku membencimu. Untuk segala sifat burukmu.
Terima kasih untuk enam hari terakhir kebersamaan kita. Itulah moment terindah dalam perjalanan singkat yang tlah kita jalani dalam segala kepalsuan ini.
Aku tlah cukup kuat. Aku tlah cukup bijak. Untuk dua kesalahan yang sama.
Aku cuma meyakini ini adalah proses pendewasaan cara berfikirmu dalam hidup. Dan akulah eksperimennya.
Terima kasih. Terima kasih untuk semuanya.
It’s Over…..[enough!!!].
Untuk kejadian kemarin ;
Aku bahagia. Aku masih memiliki sahabat-sahabat terbaik yang selalu dapat membuatku selalu tersenyum. Tidak hanya saling berbagi untuk kebahagiaan dan kesenangan. Tapi juga untuk kesedihan ini.
Terima kasih untuk kalian sahabat ;
Dedie, Dodi, Mr.Ados, Raka, dan Roma.
Kalian sahabat terbaik <tapi gag usah nyanyi ‘Cinta Putih’nya Kerispatih lagi ya…!hehehe>.
Untuk kejayaan ini ;
dan untuk kesedihan ini…
Jay