Lagi bingung juga niy. Lagi suntuk juga. Kenapa kita harus selalu
memikirkan apa yang orang dengar tentang kita. Kita harus panik tentang apa
yang orang bicarakan tentang kita, Dan kita harus risau jika orang mulai
meragukan kita. *Agghh…entahlah….*
Kamis kemarin (22/06), sempat sms2an dengan
teman kantor dulu yang udah resign. Mulanya masih bicara soalan pekerjaan, tapi
lama2 mengarah pada sebuah keraguan. Lhoo???Maksudnya???. Ya, dia cerita siy,
kalo’ dia denger2 berita yang gag baik gitu tentang aku. Katanya siy, ada yang
bilang ke dia *dan dia gag rela gituw*, kalo’ aku udah sering banget jalan ama
temen cowok gw di kantor yang notabene bukan
gag suka ama wanita tapi mungkin emang belum
menyenangi wanita aja.
Kita sempat berdebat juga ;
Kenapa kita selalu mikir apa kata orang? Kita
yang mengerti tentang diri kita. Kita yang mengerti apa yang kita sukai dan apa
yang tidak kita sukai.
Mungkin apa yang di sukai temen kantorku yang
cowok itu adalah memang membuat dia
merasa nyaman. Itu yang buat dia bahagia. Dan itu yang menjadi semangatnya. Why
not??
Norma sosial memang sulit untuk di tentang.
Tapi, ini soalan rasa, soalan kehendak dan soalan individu. Yang hanya di
mengerti oleh masing2 orang.
Mungkin yang perlu di ‘pertegas’ di sini ;
Gag selamanya kalau kita jalan dengan teman
atau sahabat, kita harus melebur menjadi dirinya. Masing2 individu punya
prinsip serta visi masing2. Dan hanya dia seorang yang mengerti…
Selama kita enjoy dan kita bisa bahagia bersahabat dengan orang yang kita rasa
cocok, why not??. Whatever lah…apa kata orang!!. Kita yang
ngejalaniy, bukan dia, mereka atau yang lainnya. Ya kan??
Sahabat mungkin selalu ada di saat kita butuh
pertolongan. Di saat kita sakit, dan di saat kita terpuruk, tapi mereka tidak!!.
Menurutku, saat ini teman2 yang memang bisa sejalan
denganku adalah sahabat ku yang terbaik. Yang bisa benar2 memberikan perhatian
sebagai seorang sahabat; tanpa mempermasalahkan selera atau hasrat yang mungkin
berbeda.
Mereka lah sahabat terbaik.
Thanks for being my friends. Tetaplah berada
di sana….
Dan aku masih di sini….Whatever lah…..apa
kata orang. Hehe.
Untuk perdebatan itu ;
##Sosok wanita masih sangat begitu indah
untuk di abaikan….##
Jay
hehehehehehe…..gilakkkkk…marah aku ya….sambil megang daku senyum2…sok maniz…masalah kayak gini pun kau postingin…dasar wong edan
lho??? kok jadi dikau yg marah yak?? merasa ya?? hayyoo….:p,kekekkeke…..:D *nyengir lagiy*
Terkadang memang sulit juga untuk bisa jadi diri sendiri dan apa adanya disaat kita juga harus tetap bersama orang lain, tentu saja untuk bisa diterima dan dianggap “normal” oleh orang lain karena alasan norma yang sudah diterima dan dianggap mutlak secara bersama. gue selalu merasa nyaman jalan dengan sahabat co yang mengerti gue, terkadang hari-hari gue bisa begitu indah bila gue bisa jalan dan tertawa, berbagi cerita dengan sahabat co gue ini. malah tidak banyak sahabat ce yang gue punya. tetapi dengan kondisi yang demikian orang berhak menjudge gue dengan suatu pandangan dan asumsi tertentu? gue rasa tidak, gue yang tau diri gue dan gue yang paham betul hati dan perasaan gue. so peduli amat apa kata orang, toch gue ngga ngerugiin orang lian dan gue hanya nyari kedamaian dan perasaan bahagia dalam hiup gue, ya ngga??
Kekosongan dan Kehampaan <– bagusnya jangan pake Hampa… Kekosongan mewakili kata awal/penciptaan itu bagus sekali.. kita bisa memualai dari awal berarti kita bisa mencipta/mengerjakan apa yg kita mau… dan mengenai pencerahan.. itu terjadi setiap waktu, detik karena harusnya setiap yg kita lakukan merupakan pencerahan bagi diri kita dan kalau bisa bagi org lain ….
Kata kehampaan / hampa.. menyiratkan pesimis jadi jangan di pakai ya…
Aku tau apa yg kamu pikirkan, karena setiap org pasti akan melewati fase ini …
Salam.
hmm…
keraguan hanya akan muncul bila dipikirkan..
So, ngapain dipikirkan..
kekekkeke….
hmm….
punya attitude yang baik dan selalu buat prestasi pasti gak kepikiran yg namanya keraguan … ya gak jay ?!?!
For Jan :
Hidupp..kedamaian!!! hehehe
For Punta :
Di tunggu saran dan koreksi selanjutnya yak..hehe
For wira :
Pernahkah dikau mencoba tuk memikirkan hal yg sama??
For ardo :
Prestasi adalah keinginan setiap orang untuk dapat di sanjung dan tidak diabaikan oleh orang lain…:p
Biarkan hidup mengalir apa adanya, karena tdk akan ada setitik kebahagian tanpa noda yang “kita” rengkuh, kasihilah dirimu sesungguhnya dengan “ini” dia sudah sangat kesakitan, so, bebaskanlah,IKHLASLAH, serahkan pada-NYA.
HIDUPPPP Mas jay !!!!!!
whateverlahhh apa kata oranksss,be yourself aja.:)