Ini Karmaku.
Aku percaya pasti karma memang ada. Dan inilah yang ku alami saat ini.
Kita baru merasa sangat mencintai seseorang, ketika dia mulai menjauh dari kita.
Kita baru mulai ingin memperhatikan seseorang ketika dia sudah mulai tak ingin lagi memperhatikan kita.
Tiga hari yang menyakitkan dan melelahkan. Cukup membuat hatiku sakit dan alam fikirku menjadi lemah. Inilah yang kufikir merupakan transisi hidup. Manusia diciptakan untuk bisa merasakan hangatnya sesama. Bisa menciptakan hubungan interpersonal yang baik. Dan bisa membuat sebuah rasa menjadi sebuah CINTA.
Aku menyesal. Ini kesalahanku. Bukan kesalahanmu, dan bukan kesalahan ‘dia’.
Aku menyesal memiliki Ego. Tapi ini sifat dasar manusia.
Dan kini, Aku tak menyesal lagi, karena ku takut pada-Nya. Sekarang aku ingin tunduk pada-Nya, dengan segala kekurangan dan segala kelemahanku.
Tapi aku takut. Takut tak bisa melewati ini. Aku telah berpura-pura kuat. Padahal aku lemah. Aku tak menikmati keadaan ini.
Jejak langkah…yang kau tinggal…
Mendewasakan…hatiku……..
Jejak langkah…yang kau tinggal…
Takkan pernah hilang selalu…….. <glenn feat tohpati>.
Ini kenyataannya.
Mungkin rasa yang ada telah merubah segalanya.
Rasamu dan rasaku telah bercampur lebur dengan rasanya.
Tapi aku cukup yakin, dengan segala kekuatan rasaku yang mampu membalikkan semuanya.
Disaat kau terpuruk, disaat kau butuh dorongan dan saran.
Aku ada disini. Aku ada untuk perjuangan kita.
Aku bahagia untuk kelemahanku. Tapi aku tak sedih untuk kekuatanku.
Bila…yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu…
Kan..ku jadikan kau Kenangan yang terindah dalam hidupku…
Namun…takkan mudah bagiku…
Meninggalkan jejak hidupmu…yang tlah terukir Abadi…
Sebagai Kenangan yang terindah….. <Samsons>
Aku bahagia untuk kelemahanku. Tapi aku tak sedih untuk kekuatanku.
Untuk pembuktian ini ;
Jay