Archive for April, 2006

26
Apr

Strong Enough…!!

Ini hari baru. Dan untuk sebuah semangat baru. Aku tak ingin membalikkan badan tuk melihat ke belakang. Aku ingin bisa menatap jauh ke depan. Ini keadaannya ; sekarang.

Rasa yang ingin kubalikkan, telah ku ubah untuk sebuah semangat di hari depan. Semangat untuk melupakan. Semangat untuk menyayangi ; bukan semangat mencintai.

Makna sayang terlalu dalam. Untuk segala yang telah terjadi. Untuk keadaan saat ini. Dan untuk proses pendewasaan ini. Jangan juga kau mundur ke belakang. Karena aku takkan melakukan hal yang sama.

Ini keputusanmu. Ini keputusanku. Dan ini keputusan kita. Kita adalah kau, dia dan aku. Bukan mereka. Kita lebih faham. Apa yang membuat kita begini, dan dengan apa ini terjadi.

Ini batasannya. Ini kesepakatannya. Dan aku senang dengan proses ini. Aku senang telah mengalaminya. Aku bahagia ini pernah terjadi. Dan ini adalah sebuah pengalaman berharga. Meski ku jujur ini Kenangan terindah.

Semoga besok kita lebih baik. Semoga lusa kita lebih dewasa. Semoga ke depan kita lebih berfikir.

Ini proses hidup.

Jay

24
Apr

Hurt Feeling :’-(

Ini Karmaku.

Aku percaya pasti karma memang ada. Dan inilah yang ku alami saat ini.

Kita baru merasa sangat mencintai seseorang, ketika dia mulai menjauh dari kita.

Kita baru mulai ingin memperhatikan seseorang ketika dia sudah mulai tak ingin lagi memperhatikan kita.

Tiga hari yang menyakitkan dan melelahkan. Cukup membuat  hatiku sakit dan alam fikirku menjadi lemah. Inilah yang kufikir merupakan transisi hidup. Manusia diciptakan untuk bisa merasakan hangatnya sesama. Bisa menciptakan hubungan interpersonal yang baik. Dan bisa membuat sebuah rasa menjadi sebuah CINTA.

Aku menyesal. Ini kesalahanku. Bukan kesalahanmu, dan bukan kesalahan ‘dia’.

Aku menyesal memiliki Ego. Tapi ini sifat dasar manusia.

Dan kini, Aku tak menyesal lagi, karena ku takut pada-Nya. Sekarang aku ingin tunduk pada-Nya, dengan segala kekurangan dan segala kelemahanku.

Tapi aku takut. Takut tak bisa melewati ini. Aku telah berpura-pura kuat. Padahal aku lemah. Aku tak menikmati keadaan ini.

Jejak langkah…yang kau tinggal…

Mendewasakan…hatiku……..

Jejak langkah…yang kau tinggal…

Takkan pernah hilang selalu……..    <glenn feat tohpati>.

Ini kenyataannya.

Mungkin rasa yang ada telah merubah segalanya.

Rasamu dan rasaku telah bercampur lebur dengan rasanya.

Tapi aku cukup yakin, dengan segala kekuatan rasaku yang mampu membalikkan semuanya.

Disaat kau terpuruk, disaat kau butuh dorongan dan saran.

Aku ada disini. Aku ada untuk perjuangan kita.

Aku bahagia untuk kelemahanku. Tapi aku tak sedih untuk kekuatanku.

Bila…yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu…

Kan..ku jadikan kau Kenangan yang terindah dalam hidupku…

Namun…takkan mudah bagiku…

Meninggalkan jejak hidupmu…yang tlah terukir Abadi…

Sebagai Kenangan yang terindah…..                                           <Samsons>

Aku bahagia untuk kelemahanku. Tapi aku tak sedih untuk kekuatanku.

Untuk pembuktian ini ;

Jay