Archive for September, 2005



11
Sep

Hari ke 3…Hiks!

*Gud nite..!! Pukul 01.30 dini hari niy.

Kyaaa…hari ke-3 nih dapet shift 8. Dan stamina pasti udah menurun drastis. Ngantukk!!!.
Weekend gini padahal enaknya kan  bisa hang out or nongkrong ama temen2.
Tapi memang nasib menentukan lain. Cari uang memang lebih penting!!! huahuahua……..

Tadi sebelum ke kantor sempat lewat warkop. Ketemu ama Mr. Raj and the gank. Ada juga Husin yang lagi liburan ke Medan mungkin. Karena yang aku tau kan udah jadi PNS di Padang. Sempat juga singgah n nongkrong sebentar. Pas mau beranjak pergi ke kantor, Mr. Raj malah mengejek dan berkata " Harreeee genneeee Kerja???". Kurang ajar. Ini namanya penghinaan!!!  Hihi….*Tapi aku tetap pergi aja sambil senyum2 sendiri; dengan tatapan bodo’.

Dan sekarang lagi online. Gilak aja!! Call nya ngak berhenti2. Mungkin karena ini malam minggu ya [dan sekarang sudah hari minggu]. Jadi durasi pelanggan iseng semakin merajalela. Yah…tapi anak mudanya harus proffesional. Kekekeke…….Acem betull aja.
Tapi sebenernya lagi kangen seseorang niy…Sumpah!!!

Jay

10
Sep

Staying up till morning

*Situasi saat ini pukul 03.00 WIB. (10/09)

Dan aku masih di kantor. Masih tetap online. Dengan mata yang penuh beban; aku mengantuk.
Dari tadi call nya tak pernah berhenti. Seakan tak peduli kalo aku memang kurang tidur. Damned!!.
Hari ini pelanggannya bikin mampus semua d. Ngak ada yang bener. Ada yang serius banget tapi malah ketawa. Ada juga yang suka banget nyebut2 ‘kepunyaannya’. Lebih2 karena mayoritas yang masuk ke call master ku pelanggan kartu as. Dan memang ngak ada matinya!!!. hihi. Bego..!!!

Sumpah d. Aku ngantuk kali. Ini gara2 smalam sore aku ngak bisa tidur lagi abis sholat Jum’at. Padahal sejak pulang kerja jam 7 pagi semalam, aku baru tidur selama 4 jam; Menyedihkann….
Jadinya yang kulakukan malah berkeliaran di sore hari. Yah…salah aku juga siy. Udah tau mau jadi kalong. Masa ngak pake prepare. Kalong kan harus malu2 gitu kalo’ pagi, siang dan sore…Apa coba!!!.

Sebenarnya nulis beginian karena emang lagi Blank; like a tittle….
Ngak punya thread yang menarik buat jadi perbincangan.
Palingan soal pelanggan yang doyan miscalled2 aja ke call master. Padahal anak mudanya udah siap banget menjawab semua komplain yang ada. Huahahaha. *Tertawa licik dan sok mantaff….

Tapi baru tersadar. Ternyata ini udah tanggal 10. Cepat juga yak. Tapi ngak dink. Kayaknya untuk seseorang yang ‘masih menunggu’ ini menjadi sangat lama…..

Still missing you….

Jay

09
Sep

Prinsip, Idealisme ; dan Istiqamah

It is Friday…

Hari ini aku masih shift 8. Yang artinya aku masih bisa
berkeliaran di sore hari. Hehe.
Setelah pulang kerja pada pukul 07.00 pagi tadi. Tiba di rumah aku langsung
makan dan masuk kamar. TIDUR. Tapi ini Hari Jum’at. Dan aku harus menjalankan
perintahNya. Soalnya Jum’at lalu udah bolos. Hihi.
Hmm….sampe’ prepare buat sholat jum’at aku masih saja mengantuk. Setiap
langkah pun kulalui dengan menguap.

Dan saatnya Hablummin4JJ1 again………..

Yup…khotib pun telah naik ke atas mimbar dan berkhotbah…(aku sedikit
menikmati sajian beberapa cerita penuh pesan yang disampaikan khotib tadi pas
sholat jum’at). Dan..aku akan ceritakan sedikit……..

Begini ceritanya…
Ini mengenai kisah lama di zaman awal penyebaran Islam di Arab. Dan..pada saat
itu terjadi perang antara kaum muslimin dengan kaum kafir. Pada saat itu dua
orang prajurit muslim menjadi tawanan dan akan dihukum mati. Namun sebelum
dihukum mati dijatuhkan, pada kedua prajurit muslim tersebut ditawarkan sebuah
kebebasan serta mendapat jabatan dalam memimpin pasukan kafir apabila mereka
mau meninggalkan Islam.
Kepada prajurit muslim yang pertama ditawarkan hal tersebut, tetapi ia MENOLAK.
Dan dengan tegas ia lebih memilih mati daripada harus keluar dai Aqidah Islam.
Mati baginya adalah kebahagiaan untuk bertemu dengan ALLAH dalam suatu
kehidupan yang abadi. Dan akhirnya ia pun dihukum dengan dipotong lehernya
sampai lepas kepala dari badannya dengan disaksikan oleh prajurit muslim kedua.
Dan..kepada prajurit muslim kedua ditawarkanlah hal yang sama…(tapi prajurit
ini dasar memang lemah iman,,,hiks!!!!). Dia pun menerima dengan harapan dapat
terbebas dari hukuman sebagaimana yang telah ia lihat terjadi pada temannya
sendiri (takut mati yah coyyy..!!!hehe).
Tapi apa yang terjadi sodara-sodara..!!!!(hiks!!), Berkatalah kaum kafir kepada
prajurit muslim yang kedua, "kamu telah meninggalkan islam dan
mengkhianati kaum muslimin, maka kamu lebih pantas mendapatkan hukuman ini
karena suatu saat kamu pun akan mengkhianati kami (kaum kafir)". Kemudian
ia berkata lagi, "Betapa teguhnya pendirian dan keimanan sahabat kamu itu,
ia rela mati demi suatu prinsip kebenaran". Akhirnya pada prajurit muslim
yang kedua pun dipenggal lehernya dan dicincang tubuhnya serta dicampakkan
begitu saja. Sedangkan pada prajurit muslim yang pertama mayatnya dikubur
dengan baik oleh pasukan musuh (kafir) sebagai rasa penghormatan terhadap
keteguhan imannya….(ckckckckckckkckck……….SALUUUTTTTT!!!).
Begitulah ceritanya…..

Aku sempat berfikir dan berfikir lagi…..betapa PRINSIP hidup dengan KEBENARAN
dan KEYAKINAN memang begitu sangat diperulukan. (Apakah aku udah miliki itu
sekarang???).
Dalam kenyataan hidup sekarang ini memang kita sering menyaksikan betapa
mudahnya manusia berpaling dari prinsip kebenaran dan keyakinan. Nilai
IDEALISME atau ISTIQAMAH dalam jiwa setiap orang sudah sangat tipis. (Huh….aku
benar2 seperti di tuntut untuk bercermin….betapa ku merasa sangat jauh dari
sebuah kata IDEALIS..!!).

Memang semakin tinggi nilai IDEALISME seseorang maka ia akan semakin dihormati
dan disegani oleh kawan maupun lawan (yah…..contohnya aja cerita tadi yang
terjadi pada prajurit muslim pertama!!).

Dan….sekarang aku mulai memikirkan ‘tuk menjadi seorang yag IDEALIS (walaupun
memang terdengar ’semu’!!!). Karena kalo’ ku fikir-fikir lagi…kaya’nya ngak
ada banget orang yang IDEALIS…mungkin mendekati menjadi orang yang
IDEALIS…(tul ngak segh?????).
Hmm..yang penting sudah sedikit ada niat merubah diri aja udah mendingan.
SETUJU???

Jay

09
Sep

The day we meet

It wasn’t what I expected. The day we meet.
A brief passing, a little fun,
Maybe to see each other again, may be not.
The time we have spent, the meals we have shared
The love we have made and the joy we share.
It wasn’t what I expected. The day we meet…

Jay

08
Sep

Tentang empat hari…

Hari ini. Kamis, 08
September 2005

Sejak pagi tadi aku di rumah aja. Dan sekarang baru
bangun dari tidur siang. Langsung buka komputer tuk update blog. Hehe. *Dasar
Pemalass!!!.

Tadi sebenarnya udah
bangun jam 9 pagi. Tapi karena mengingat hari ini aku masuk shift 8, yang
berarti aku masih dapat merasakan waktu yang lebih panjang tuk tetap berada
jauh dari suasana kantor. Aku pun masih saja berkomitmen dengan rasa malas tuk
bekerja sama menikmati suasana yang ada. Fiuhh…..!!.

Abis bangun jam 9 pagi
tadi. Karena di bangunkan my grandma. Aku pun langsung mandi.
Yah..sebenarnya ini bukan ritual ku yang sesungguhnya. Tapi berhubung udah
janji dengan my grandma untuk mengantarkannya mengambil wang pensiunnya.
Jadilah kami berangkat jam 10.30…..eng..ing..eng.

Ini kali pertama aku
mengantarkan my grandma tuk mengambil uang pensiun bulanannya. Karena
sebenarnya ini sudah menjadi tugas my brother. Tapi berhubung my
brother
sedang di luar kota, jadilah aku menjadi cadangannya. Hiks.

Kami pun langsung
berangkat. Tiba di sana, untungnya my grandma tak perlu mengantri
seperti biasanya *katanya sih..kalo’ tanggal 1 sampe’ 5 selalu ngantri!. Jadi
ya, aku tak perlu lama2 menunggunya. Dan abis dari sana langsung aja anak
mudanya
minta traktir. Hihi. *Dasar cucu kurang ajar, nenek sendiri
di kerjain..!!.

Yah… walopun yang
lolos Cuma KFC tapi kan lumayan untuk ngisi perut yang dari tadi udah kosong
karena ngak sarapan. Setelahnya, kami pun langsung pulang ke rumah.
Setelahnya lagi, bantal dan guling memang sahabat yang selalu setia hingga sore
ini. Hihi.

Kemarin. Rabu, 07
September 2005

Hari ini libur. Dan ini
merupakan libur ke dua di bulan September. Tapi tetap aja membosankan. Ngak
pernah ada kegiatan yang menarik. Sampai siang aku tetap di rumah aja.
Sebenarnya lagi, dari kemarin2 udah ngerencanain nonton PADI di stadion
Teladan, malam nanti. Tapi kaya’nya acara itu juga pasti di undurkan ato di
batalkan. Akhirnya ya pupus.

Dan…sore harinya pun
aku memutuskan untuk keluar. Yah…ke tempat biasalah. Tempat persembunyian anak
mudanya
. Di Perisai Plaza *Kan jadi tau pun kelen…hihi. Di sanalah tempat
nonton yang paling asik kalo’ lagi pengen menyendiri. Untungnya ada film yang kewl.
Selesai nonton. Aku ke Carrefour bentar, karena ada yang memang harus di
beli. Setelah itu, pulang merupakan pilihan terbaik.

Dua hari yang lalu.
Selasa, 06 September 2005

Medan masih berkabung.
Aku masih di rumah teman. Karena malamnya aku tak tidur di rumah. Sampai jam 11
siang aku masih di sana. Hingga kami memang harus berpisah. Setelahnya, aku
pulang dan kembali meneruskan istirahatku. Tapi sempat juga melihat beberapa
stasiun TV menyiarkan berita soalan kecelakaan pesawat Mandala itu. Hari ini
aku shift 6. Yang berarti harus on line sampai jam 12 malam nanti. Aku
mengantuk. Still missing u…..jizayyyyy!!!! kekeke…..

Tiga hari yang lalu.
Senin, 05 September 2005

Hari ini aku shift 3.
Yang berarti masuk jam 8 pagi dan pulang jam 4 sore. Assikk..!!!. Sekitar jam
10-an ada berita yang cukup mengagetkan. Di kabarkan pesawat Mandala Boeing 737-200
dengan nomor penerbangan RI-091, jatuh di kawasan padat penduduk di Jalan
Djamin Ginting Padang Bulan *Kyaaa…itu kan jalan yang selalu ku lewati kalo’
mau pergi ke kampus dulu.

Benar-benar peristiwa
yang memilukan. Dan kabar yang terakhir aku terima pada hari itu juga, ternyata
di dalam pesawat naas tersebut tercatat beberapa orang penting di Sumatera
Utara yang meninggal karena menjadi penumpang pada pesawat Mandala
tersebut.  Tak hanya itu,  beberapa orang yang sedang melakukan
aktifitasnya di Jalan dan kawasan itu ku yakin juga pasti menjadi korban.
Akh…entahlah…..

Berita tersebut belum
sepenuhnya dapat ku yakini. Karena informasinya masih by net hail di
kantor. Sialnya, pas mau buka internet tuk melihat detik.com, internet di clusterku malah
bermasalah. Huh..!!. 

Akhirnya pas makan siang
di pantry, semuanya pun terjawab. Gubernur Sumatera Utara; H. T. Rizal Nurdin
dan Mantan Gubernur Sumatera Utara; H. Raja Inal Siregar, serta anggota DPD
Abdul Halim Harahap beserta istrinya turut menjadi korban dalam peristiwa naas
tersebut dan dipastikan meninggal. Innalillahi wa inna Ilaihi rooji’uun. Aku
turut berduka. Dan sesaat kemudian langit pun seakan mengerti karena ikut
menangis dengan tangisan yang hebat. Hujan turun dengan sangat deras. Sontak
semua orang di kantor menjadi membicarakan peristiwa tersebut.

Aku jadi pengen ke sana.
Bisa melihat TKP secara langsung. Tapi ku yakin pasti di sana suasana sudah
sangat panik. Dan meskipun hujan, pasti kawasan itu masih disibukkan dengan
urusan evakuasi. Ku yakin juga, pasti semua orang menuju ke sana. Untuk melihat
; dan menangis haru.

Inilah hari ke lima di
bulan September 2005 yang sangat memilukan. Dan entah bulan September ke berapa
yang merupakan bulan naas. Aku tak tahu pasti; tapi 4JJ1 selalu punya rencana
sendiri bagi semua umatnya. Kita hanya bisa menarik nafas dan menghembuskannya
perlahan untuk mendapatkan sebuah ketenangan dari apa yang selalu terjadi atas
kehendakNya. Karena Dia lah penyambung nyawa. Karena Dia lah kita ada. Dan
Karena Dia lah kita binasa.

Sesaat aku berfikir.
Mengapa selalu bulan September yang menjadi bulan naas untuk beberapa kematian
massal. Tidak hanya di Indonesia. Tapi di seluruh dunia yang menjadi tempat
persinggahan sementara kita. Mulai dari rentetan Bom yang meledak. Tragedi WTC.
Dan yang lainnya. Mungkinkah 4JJ1 menyukai bulan September ; atau Dia malah
membencinya??. Wallahu a’lam. Hanya 4JJ1 yang mampu menjawabnya….

Akhirnya aku pun log
out
pada pukul 16.00 WIB. Baru saja selesai log out ternyata ada message
dari Pak broto. Dia lagi di Medan.
Jadi ngajak jalan, karena memang ada yang mau ia beli. Abis itu aku malah
mutusin tuk ganti baju kerja dulu ke rumah. Malas aja jalan pake’ baju kerja.
Dan saat itu di luar masih hujan. Kelar ganti baju aku pun langsung nyusul dia
ke Sinar plaza. Dan setelah itu langsung pindah lokasi ke Sun plaza karena
memang ada yang harus di belinya di sana *Kyaa…doyan shopping juga yak
boss!!. Kekeke. Kalo’ udah ke Sun plaza pasti yah wajib ke Gramedia. Akhirnya anak
mudanya
pun beli novel Rispondimi,Jawablah Aku. By Susanna Tamaro.
Gak tau d, bukunya asik ato ngak. Liat dari sampulnya kayaknya asik. *padahal
entah kapan pun sempat bacanya, hehehe.

Abis dari Sun plaza,
langkah selanjutnya ke Distro ‘Cyclone’ nya pak
broto
.
Tapi listrik padam. Maless kali…!!!!. Ternyata Medan masih
gelap dan berduka………..


Jay

03
Sep

Lelah…

*Saat ini  pukul 07.10 WIB pagi. Dan aku udah di kantor. Ngantuk. Lelah…..
Beberapa hari ini aku merasa kurang tidur. Ngak tau kenapa. Tapi sungguh hari-hari yang berat.
Sejujurnya…Aku sedikit merasa nyaman. Aku merasa nyaman dengan apa yang terjadi hingga saat ini. Dengan apa yang terjadi semalam; dan dua hari yang lalu. Tapi tubuh ku tak pernah merasa nyaman.

Dan saat itu tiba. Saat yang kita nantikan. Saat yang aku inginkan dan ‘mungkin’ juga kau inginkan.
Tapi aku belum sepenuhnya merasa yakin dengan kondisi yang ada. Dan aku selalu bimbang [lagi..lagi..].

Jay